RPL, Siapa Takut ?!
RPL, Siapa Takut ?!  | Galau lagi, sekian lama ngeblog baru kali ini, URL Error sampai 303. Udah kena hukuman gantung dari Webmaster. Daripada mikirin kayak gini, ga ada habisnya, mending saya share pemikian saya tentang RPL (Rekayasa Perangkat Lunak). Kenapa?

Sudah 3 minggu berlalu sejak aku masuk di konsentrasi yang banyak orang bilang "killer". Tapi kenapa mereka mengatakan RPL itu "Killer"? Apa alasan saya masuk di RPL ? sebuah pertanyaan yang akan memiliki jawaban seperti langit dan bumi...(lebayisasi dikit lah...)

Banyak orang bilang RPL itu "Killer"? saya rasa itu bukan suatu statemen yang bermakna ancaman atau mempertakutkan..saya rasa kata Killer itu adalah bagi anda yang tidak suka dengan bahasa pemrograman dan logika. Killer berarti pembunuh, jelaslah semua orang yang mendengar RPL akan ketakutan atau alergi karena yang ada dibayangan mereka adalah C, C#, C++, Python, Java dll. padahal itu semua hal yang seru dan sangat menantang. Ketika kita di hadapkan algoritma yang rumit lalu kita pindah kebahasa yang lebih mudah dan tentu bisa di terima oleh mesin.

Apa anda telah memikirkan, "Setelah lulus, apa yang anda lakukan?" & "Bagaimana anda melakukannya?" 2 pertanyaan itu, saya dan anda pasti pernah mendengar atau mungkin anda pernah di tanya. Lalu bagaimana anda menjawabnya? Jika anda melontarkannya kepada saya, tentu akan saya jawab dengan Percaya Diri.

Apa yang akan saya lakukan setelah lulus?

Pertama, saya akan cari atau bangun tim developer sesuai kebutuhan. Jika di bagian WEB, beberapa orang yang saya kenal di bagian Pemrograman Web bisa saya hubungi. Jika di bidang Game dan Animasi, saya masih ada kenalan pada bidang Game & Animasi. Jika mereka semua enggan, hal yang bisa saya lakukan hanyalah melakukan itu semua dengan SENDIRI. Karena di RPL Pemrograman, Game & Animasi bukan hal yang asing dan baru lagi, bahkan setiap hari dari pagi sampai malam, selalu makan script dan minum frame di tambah lauk gambar 2d. Web, apakah hanya HTML5,CSS3, PHP 5.2, MySQL, Apache, MariaDB? atau apakah Web hanya seperti yang saya lakukan ini, pergi ke dasbor lalu buat artikel. Saya rasa tidak.. selain bahasa Web, kita harus bisa mengelola juga mengembangkannya. Mengelola semua konten dan mengembangkanya di bagian keamanan dan SEO entah SEO on page maupun SEO off page.

Hal yang sama juga pada Game & Animasi, walau pembuatan lebih pada aplikasi Contructs 2d & Unity tapi pengelolaan dan pengembangan adalah yang terpenting.

Bagaimana saya melakukannya?

 Belajar, cari relasi sebidang, tak kenal putus asa. Apa yang saya pelajari sekarang hanya 5 bahasa saja itu pun masih dalam tahap latihan (setengah) belum bisa dikatakan Master. Tapi masuknya saya di RPL cukup mendorong motivasi dan semangat untuk belajar Pemrograman lebih dalam lagi. Lalu apa yang kita takutkan dari RPL?

Bagaimana prospek kerja RPL?

Software Engineer - Berperan dalam pengembangan perangkat lunak untuk berbagai keperluan. Misalnya perangkat lunak untuk pendidikan, telekomunikasi, bisnis, hiburan dan lain-lain, termasuk perangkat lunak untuk model dan simulasi.

Konsultan IT - Berperan dalam perencanaan dan pengevaluasian penerapan IT pada sebuah organisasi. 

Web Engineer / Web Administrator - Bertugas merancang dan membangun website beserta berbagai layanan dan fasilitas berjalan di atasnya. Ia juga bertugas melakukan pemeliharaan untuk website tersebut dan mengembangkannya. 

Programmer - Baik sebagai system programmer atau application developer, sarjana informa tika sangat dibutuhkan di berbagai bidang, misalnya bidang perbankan, teleko munikasi, industri IT, media, instansi pemerintah, dan lain-lain. 

Software Tester - Terkait dengan ukuran perangkat lunak, sarjana informatika dapat juga berperan khusus sebagai penguji perangkat lunak yang bertanggung jawab atas kebenaran fungsi dari sebuah perangkat lunak. 

Game Developer - Dengan berbagai bekal keinformatikaan yang diperolehnya termasuk computer graphic, human computer interaction, dll, seorang sarjana informatika juga dapat berperan sebagai pengembang perangkat lunak untuk multimedia game. 

Intelligent System Developer - Dengan berbagai teknik artificial intelligence yang dipelajarinya, seorang sarjana informatika juga dapat berperan sebagai pengembang perangkat lunak yang intelejen seperti sistem pakar, image recognizer, prediction system, data miner, dll 

Ada Dimana Kita?? 

8 comments:

  1. Sukses dan semangat mas untuk RPLnya :)

    BalasHapus
  2. Ada kemauan untuk belajar RPL saja itu sudah luar biasah,, apalagi klo sudah sampai ngusain beberapa bahasa pemrogramannya,, itu sangat-sangat luar biasa,,, hehe smangat sob...

    BalasHapus
    Balasan
    1. yang penting tetap belajar dan mencoba juga senang dengan script, aku yakin pasti bisa merasakan enaknya RPL...

      Hapus
  3. izin nyimak sob, artikelnya keren, hehe

    BalasHapus
  4. jika di tekuni dan sungguh2 bidang ini akan sangat berguna dan memiliki prospek yang cerah di mada depan. pengen banget belajar progammer. sukses sob!

    BalasHapus

 
D2D :] © 2013. All Rights Reserved. Powered by Blogger
Top